Airbag Xpeng X9 Tak Mengembang saat Tabrakan Hebat, Ini Dalih Pabrikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383293/original/003017800_1793079284-IMG_4942.webp)
Liputan6.com, Jakarta - Isu keselamatan mobil listrik kembali menjadi sorotan setelah sebuah unit MPV listrik tujuh penumpang, Xpeng X9, mengalami kecelakaan parah di China hingga dinyatakan rusak total (total loss). Dalam insiden tersebut, seluruh penumpang dilaporkan selamat tanpa luka-luka. Namun, sistem kantung udara atau airbag kendaraan dilaporkan tidak mengembang.
Dikutip dari CarNewsChina, Selasa (27/10/2026), kecelakaan itu terjadi pada 15 Oktober 2026. Pemilik kendaraan bernama Liu kehilangan kendali atas Xpeng X9 miliknya setelah mobil menghantam trotoar.
Kendaraan tersebut kemudian oleng, menabrak pohon di pinggir jalan dan tiang listrik, sebelum akhirnya terguling. Benturan mengakibatkan kerusakan ekstrem, terutama pada bagian depan kendaraan.
Meski seluruh penumpang berhasil selamat, hasil penilaian perusahaan asuransi menyatakan mobil tersebut tidak dapat diperbaiki dan masuk kategori total loss.
Liu mengaku bersyukur karena tidak ada penumpang yang mengalami cedera. Namun, ia mempertanyakan mengapa airbag Xpeng X9 tidak mengembang meski kendaraan mengalami kecelakaan dengan kerusakan parah.
"Kami beruntung tidak ada yang terluka, tetapi airbag tidak terbuka bahkan dalam situasi separah ini. Hal ini sama sekali tidak memberikan rasa aman," ujar Liu.
Ia diketahui membeli MPV listrik tersebut sekitar dua tahun lalu dengan harga hampir 500.000 yuan.
Menurut Liu, insiden tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai standar aktivasi airbag yang diterapkan pabrikan. Ia mempertanyakan kondisi seperti apa yang sebenarnya dapat memicu sistem keselamatan pasif tersebut apabila kecelakaan dengan kerusakan ekstrem belum memenuhi kriteria aktivasi.
Meski demikian, tidak mengembangnya airbag tidak serta-merta membuktikan bahwa sistem tersebut mengalami kerusakan. Penentuan penyebabnya membutuhkan pemeriksaan teknis lebih lanjut, termasuk analisis data kecelakaan dan kondisi kendaraan saat benturan terjadi.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Muhammad Luthfi Naufal Aqilah. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383834/original/084324100_1793102412-batlax.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381624/original/020948300_1792841188-IMG_4790.webp)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383252/original/076620400_1793076623-IMG_4938.webp)