CNN Indonesia Bacaan 1 menit

Kapan Harus Servis Radiator Mobil?

Kapan Harus Servis Radiator Mobil?
Radiator mobil sebaiknya dibersihkan atau dicek tiap 80.000 km atau enam bulan sekali. Interval bisa lebih cepat bila mobil sering terjebak macet. (istockphoto/Sorapop)

Radiator memegang peranan vital dalam menjaga kestabilan suhu mesin kendaraan. Agar performa mobil tetap prima, pemilik kendaraan perlu memahami kapan waktu yang tepat untuk merawat komponen pendingin ini.

Dikutip dari laman Auto2000, Selasa (27/10), servis radiator sebaiknya dilakukan secara berkala sebagai bagian dari perawatan rutin kendaraan. Secara umum, radiator perlu dibersihkan atau dicek setiap 80.000 kilometer atau setiap enam bulan sekali.

Namun, interval tersebut dapat disesuaikan dengan jenis mobil dan kondisi penggunaan sehari-hari. Jika mobil sering melintasi kemacetan parah atau medan berat, pengecekan perlu dilakukan lebih sering.

Selain pengecekan berkala, ada tanda yang menunjukkan mobil harus segera dibawa ke bengkel untuk pemeriksaan radiator. Salah satu indikator paling umum adalah suhu mesin yang cepat naik atau terasa lebih panas dari biasanya.

Pemilik mobil juga dianjurkan memeriksa kondisi air radiator secara rutin untuk memastikan sistem pendinginan bekerja optimal dan terhindar dari kerusakan parah.

Sebagai komponen utama sistem pendingin, radiator bekerja ekstra, terutama saat berkendara di tengah cuaca panas atau jalanan macet. Seiring pemakaian, kotoran dan endapan karat dapat menyumbat saluran radiator.

Berikut alasan pentingnya servis radiator secara rutin:

1. Mencegah panas berlebih (overheating) Suhu mesin yang tidak terkontrol berisiko memicu kerusakan serius pada komponen internal seperti silinder dan gasket.

2. Efisiensi bahan bakar Mesin yang bekerja pada suhu ideal lebih efisien sehingga konsumsi bahan bakar lebih hemat. Sebaliknya, mesin yang terlalu panas justru membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.

3. Memperpanjang umur komponen Suhu mesin yang stabil melindungi komponen penting di dalam mesin, seperti piston, ring piston, dan sistem katup, dari risiko aus akibat panas berlebih.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda