SUSTAIN: Bea Ekspor Batu Bara Solusi Adil Tambal Defisit Anggaran

Jakarta, CNBC Indonesia - Lead Researcher SUSTAIN Adila Isfandiari mengungkapkan kebijakan pengenaan bea ekspor komoditas batu bara merupakan opsi fiskal paling rasional dan adil sekaligus mendesak, untuk menutup celah defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah ini dinilai jauh lebih tepat sasaran ketimbang memaksakan intensifikasi pajak pada sektor ritel dan konsumsi masyarakat yang berisiko menekan daya beli kelas menengah ke bawah dan menghambat pertumbuhan ekonomi yang masih tergantung pada konsumsi.
Yayasan Kesejahteraan Berkelanjutan Indonesia (SUSTAIN) mencatat, rencana Kementerian Keuangan untuk menjaring tambahan penerimaan negara sekitar Rp 50 triliun dapat dengan mudah dipenuhi melalui penerapan bea ekspor batu bara. Dengan Harga Batubara Acuan (HBA) ESDM periode pertama November 2026 dan tren penguatan harga akibat dinamika geopolitik global, SUSTAIN memperkirakan potensi tambahan penerimaan negara dari bea keluar ekspor batu bara dapat…
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Teti Purwanti. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3158509/original/055501600_1592723442-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4814140/original/092528500_1714130188-abbe-sublett-nxZDMUQhN4o-unsplash.jpg)