Suku Bunga di Inggris Sentuh 4%, Pertama Kali Naik dalam 3 Tahun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368177/original/003956100_1679531944-Tingkat_Inflasi_Inggris_di_Februari_Melonjak_Jadi_10_4_Persen-AP__3_.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Suku bunga di Inggris naik dalam pertama kali selama lebih dari tiga tahun. Selain itu, bank sentral Inggris memberi sinyal kenaikan lanjutan jika konflik Amerika Serikat (AS)-Iran tak kunjung selesai. Lantaran, suku bunga naik dari 3,75% ke 4% untuk menekan inflasi yang didorong harga minyak global.
Melansir BBC, Jumat (6/11/2026), Gubernur Bank Sentral Inggris, Andrew Bailey mengatakan, keputusan ini adalah lanjutan dari kenaikan yang sudah berlangsung lama. Namun, dia memperingatkan jika konflik di Timur Tengah tak juga diselesaikan, ini kemungkinan bukan menjadi kenaikan suku bunga yang terakhir.
Kenaikan ini juga akan meningkatkan biaya kredit perumahan, pinjaman, dan kartu kredit, tetapi juga akan menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dari tabungan.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Cahya Alena Fauza. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392023/original/010077500_1793965740-email-attachment_2026_11_06_pramita-tristiawati_menko-ahy-pembangunan-underpass-bitung-sudah-707-persen-awal-tahun-bisa-digunakan_IMG-20261106-WA0016__1_.jpg)
