Rupiah Ditutup Melemah, Tertekan Pemilu AS hingga Tensi Politik Domestik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579576/original/026720500_1778057267-4.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali ditutup melemah 8 poin ke level 18.168 per dolar AS pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Sebelumnya, mata uang Garuda sempat menguat 30 poin dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level 18.152 per dolar AS.
"Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 8 poin. Sebelumnya sempat menguat 30 poin di level Rp 18.168 dari penutupan sebelumnya di level Rp 18.152," kata Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).
Ibrahim menjelaskan, salah satu faktor utama penekan rupiah berasal dari fokus pasar yang tertuju pada hasil pemilihan umum (pemilu) paruh waktu di Amerika Serikat.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3632202/original/008777100_1636861919-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390153/original/026699000_1793785154-WhatsApp_Image_2026-11-04_at_4.24.10_PM.jpeg)

