CNBC Indonesia Bacaan 3 menit

Q3 Belum Ada Apa-Apanya, Tekanan Ekonomi RI akan Terasa Akhir 2026

Q3 Belum Ada Apa-Apanya, Tekanan Ekonomi RI akan Terasa Akhir 2026
Foto: Dewan Penasihat Prasasti, Burhanuddin Abdullah. (CNBC Indonesia/Arrijal Rachman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan terjaga pada kuartal III-2026, melanjutkan stabilitas pertumbuhan pada kuartal II-2026.

Pada periode Agustus-September 2026, ekonom Prasasti memperkirakan, laju pertumbuhan masih akan berada di kisaran 5,2%, sedikit melandai dari realisasi pada kuartal II-2026 yang mampu tumbuh 5,29%.

Dari sisi pembentuknya, pertumbuhan di atas 5% terutama ditopang konsumsi rumah tangga, penyumbang terbesar PDB, yang masih bertahan meski kehilangan momentum.

Penjualan eceran riil pun kembali tumbuh 1,3% setelah terkontraksi pada kuartal II, tetapi pertumbuhan transaksi kartu dan uang elektronik melambat dan keyakinan konsumen turun, meski masih di zona optimistis. Pembedanya pada kuartal III adalah ekspor manufaktur, yang mulai pulih dan menahan perlambatan.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Arrijal Rachman. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda