Canva Bakal PHK 1.271 Karyawan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497885/original/021495000_1770693302-resume-genius-f2JMVDnarks-unsplash.jpg)
Awal tahun ini, dua investornya, Blackbird Ventures dan Airtree, dilaporkan menurunkan valuasi perusahaan tersebut dari 60 miliar dolar Australia, atau Rp 762,5 triliun (asumsi kurs dolar Australia terhadap rupiah di kisaran 12.709) pada akhir tahun lalu menjadi sekitar 49 miliar dolar Australia, yakni Rp 622,7 triliun.
Canva juga dilaporkan memangkas valuasi internalnya sendiri di tengah melonjaknya biaya AI yang terkait dengan peluncuran produk-produk baru.
"Teknologi baru mengubah apa yang orang bisa ciptakan, bagaimana menciptakannya, dan apa yang mereka ekspektasikan dari produk yang digunakan,” kata Perkins dalam catatannya pada Rabu.
Perkins, yang keluar dari universitas pada usia 19 tahun untuk mendirikan usaha pertamanya, meluncurkan Canva pada 2013.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Cahya Alena Fauza. Hak cipta artikel milik penerbit.



