Profesi Bergaji Tinggi Kini Terancam Jadi Ladang Pengangguran Baru

Jakarta, CNBC Indonesia - Profesi pengembang perangkat lunak (software developer) dulu dipuja, menjadi incaran talenta muda, hingga diidentikkan dengan gaji fantastis. Namun, kini industri software developer berada di ambang krisis eksistensial. Ekspansi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara mendadak menggeser industri ini dari status "anak emas" menjadi calon ladang pengangguran baru.
Laporan terbaru dari Adaptavist mengungkapkan fakta mengejutkan. Sebanyak 54% software developer kini dicekam kecemasan parah mengenai prospek karier jangka panjang mereka, dikutip dari TechRadar, Kamis (5/11/2026).
Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengangguran masif ini memang tidak melintas secara mendadak lewat skenario AI menggantikan manusia 100%. Sebaliknya, AI mereduksi peran developer secara dramatis sehingga keahlian penulisan kode (coding) yang dulu dihargai mahal, kini mendadak usang dan tak lagi relevan.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Redaksi. Hak cipta artikel milik penerbit.



