Liputan6 Bacaan 1 menit

Pembiayaan Pinjol Melesat Rp 106 Triliun, OJK Soroti Kredit Macet Tembus 5%

Pembiayaan Pinjol Melesat Rp 106 Triliun, OJK Soroti Kredit Macet Tembus 5%
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Liputan6.com/Tira Santia)

Menurut Agusman, layanan pembiayaan berbasis digital memegang peran strategis dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi sektor produktif serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kemudahan pendanaan ini menjadi modal penting untuk mendongkrak produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional secara merata.

"Ketika akses keuangan konvensional sulit menjangkau seluruh lapisan masyarakat, pembiayaan digital hadir untuk memperluas akses keuangan, sepanjang tersedia konektivitas dan infrastruktur digital," terangnya.

Potensi besar sektor ini terekam dalam lonjakan data kinerja hingga Agustus 2026. Baki debet layanan buy now pay later(BNPL) yang disalurkan perusahaan pembiayaan melesat 36,57% secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp 13,61 triliun, yang tersebar di 27,71 juta rekening.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Immanuel Christian. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda