Papua Selatan Catat Inflasi Bulanan Tertinggi di Oktober 2026, Gorontalo Deflasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521723/original/093449500_1690878545-20230801-BPS-Inflasi-Juli-Angga-3.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Indonesia mencapai 3,23% pada Oktober 2026. Sedangkan jika dihitung secara bulanan, inflasi oktober di angka 0,22%. Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, tomat, serta sejumlah komoditas pangan lainnya mendorong inflasi.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan andil 0,15%. Kelompok tersebut mengalami inflasi sebesar 0,51%.
“Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini terutama cabai merah dengan andil inflasi sebesar 0,13%, berikutnya cabai rawit sebesar 0,05%, serta tomat sebesar 0,04%,” ujar Ateng dalam konferensi pers, dikutip Selasa (3/11/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334127/original/030623300_1787821057-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Agustus_2026d.jpeg)


