Pakai Taktik Mossad, Ukraina Siapkan 'Bom Headset' Serang Markas Rusia

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan intelijen Ukraina dilaporkan mencoba menyusupkan peralatan jebakan peledak ke dalam rantai pasokan militer Rusia. Taktik sabotase ini dilakukan dengan memanfaatkan organisasi sukarelawan yang biasa memasok kebutuhan logistik pasukan.
Mengutip Reuters, Senin (2/11/2026), Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) pada hari Senin menyatakan telah menggagalkan serangkaian percobaan serangan tersebut. Target utamanya adalah para operator pesawat nirawak (drone) Rusia yang dikirimi headset first-person view (FPV) berisi bahan peledak.
Taktik mematikan ini dinilai sangat mirip dengan operasi intelijen tingkat tinggi Israel di Lebanon pada tahun 2024 lalu. Saat itu, ribuan pager yang dipasangi jebakan peledak berhasil menyusup ke rantai pasokan Hizbullah dan meledak secara massal.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh tps. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1318432/original/012999900_1471269634-MUF.jpg)


