Mobil Listrik Bekas asal China Makin Dicari, Diskonnya Gede
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382878/original/073962100_1793018485-Clipboard_10-26-2026_01.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Mobil listrik bekas asal China mulai menemukan celah, untuk memasuki pasar otomotif Barat, terutama di Eropa dan Kanada. Menariknya, kendaraan tersebut ditawarkan dengan harga hingga 40 persen lebih murah dibandingkan harga jual awalnya.
Kondisi ini menjadi tantangan baru bagi produsen otomotif Barat, yang selama ini berupaya melindungi pasar domestik dari persaingan mobil listrik Tiongkok.
Selama ini, sejumlah kebijakan perdagangan membatasi masuknya mobil baru asal China ke pasar Barat. Uni Eropa, misalnya, menerapkan tarif tambahan untuk mobil listrik berbasis baterai (BEV) dari Negeri Tirai Bambu, yang besarnya mencapai 45,3 persen.
Namun, pembatasan tersebut justru membuka peluang bagi mobil listrik bekas asal China, yang tidak terkena bea masuk tambahan serupa.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Aszhari. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382611/original/026617400_1793003164-IMG_4899.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383834/original/084324100_1793102412-batlax.jpg)