Mobil Hybrid Selamatkan Toyota, Laba Naik 34 Persen

Toyota membukukan kenaikan laba periode Juli hingga September 2026. Lonjakan laba ini didorong oleh tingginya permintaan pasar global terhadap mobil hybrid.di tengah pelemahan nilai tukar yen.
Toyota mencatatkan lonjakan laba operasional sebesar 34 persen menjadi 1,13 triliun yen (Rp129,45 triliun, asumsi kurs Rp114,56 per JPY) pada periode tersebut.
Capaian ini melampaui estimasi rata-rata analis yang memproyeksikan angka 992 miliar yen (Rp113,64 triliun). Seiring dengan pencapaian positif ini, pabrikan juga menaikkan proyeksi laba tahunan sebesar 15 persen menjadi 3,9 triliun yen (Rp446,78 triliun) untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret mendatang.
Fokus strategi perusahaan pada teknologi bensin-listrik hybrid terbukti menjadi kunci utama dalam mempertahankan pangsa pasar, terutama di Amerika Serikat.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391444/original/060866200_1793933051-ae459919-0fdf-4a83-a1f2-aac28cd7ad17.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390148/original/030971000_1793784662-IMG_5589.jpeg)
