Menteri Keuangan AS: Bukan Kesalahan Jika Suku Bunga Naik Lagi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349927/original/093879500_1757942338-AP25248769598975.jpg)
Keputusan The Fed menahan suku bunga kali ini berjarak satu bulan setelah bank sentral menaikkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. Para pelaku pasar fed funds futures memproyeksikan The Fed berpeluang kembali mengerek suku bunga pada pertemuan Desember mendatang.
Bessent berharap The Fed tetap adaptif menghadapi kejutan pasokan bahan bakar di tengah masa transisi geopolitik. Eskalasi konflik antara AS dan Iran telah memicu penurunan volume produksi minyak mentah global, yang pada gilirannya mendorong angka inflasi tahunan menjauh dari target 2% milik The Fed.
Bessent juga mengklaim strategi AS dalam mengisolasi ekonomi Iran melalui Operation Economic Outcast berjalan sangat sukses. Pihak internal mengestimasi ekonomi Iran berpotensi berkontraksi hingga 25% dalam setahun.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Cahya Alena Fauza. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4217905/original/082312500_1667827564-WhatsApp_Image_2022-11-07_at_17.09.54.jpeg)