Bos Bulog Bongkar Modus Pengoplos Beras Subsidi, Borong hingga 8 Ton

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkap modus dugaan penyalahgunaan beras subsidi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikemas ulang menjadi beras dalam karung berukuran 50 kilogram.
Dalam kasus ini, seorang mitra Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog diduga memesan beras sebanyak 4 ton dalam sehari selama dua hari berturut-turut sehingga total pembelian mencapai 8 ton.
"Dua hari berturut-turut pesannya 4 ton. Nah, ini makanya lagi kami sedang dalami," ujar Rizal dalam konferensi pers di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (29/10).
Rizal menjelaskan kasus tersebut terungkap setelah pihaknya menerima informasi mengenai penangkapan pelaku pengemasan ulang atau repacking beras SPHP.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384542/original/042003700_1793175418-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_13.00.56__2_.jpeg)