Menko Airlangga Tak Khawatir Inflasi Tembus 3,23% di Oktober 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545591/original/028851700_1775201136-pal5.jpg)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year) Indonesia mencapai 3,23 persen pada Oktober 2026. Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, tomat, serta sejumlah komoditas pangan lainnya menjadi penopang utama inflasi bulanan sebesar 0,22 persen.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan andil 0,15 persen. Kelompok tersebut mengalami inflasi sebesar 0,51 persen.
"Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini terutama cabai merah dengan andil sebesar 0,13 persen, disusul cabai rawit 0,05 persen, serta tomat 0,04 persen," kata Ateng dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3917988/original/067865900_1643374741-20220128-Jelang_Libur_Imlek__Penumpang_KA_Jarak_Jauh_di_Stasiun_Pasar_Senen_Alami_Peningkatan-10.jpg)
