Liputan6 Bacaan 1 menit

Bahlil Minta Danantara Tak Kendor Dinego Singapura Soal Harga Listrik

Bahlil Minta Danantara Tak Kendor Dinego Singapura Soal Harga Listrik
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia. (Liputan6.com/Tian)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tidak gentar dalam negosiasi ekspor listrik ke Singapura. Ia menegaskan kendali penetapan harga tetap berada di tangan Indonesia.

Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah memilih untuk menunda ekspor listrik ke negara tetangga karena harga jual listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) belum menemui titik temu.

"Menyangkut ekspor listrik kita, saya katakan bahwa yang pertama, kita harus memperhatikan prinsip saling menguntungkan. Kalau harganya belum cocok, kita tidak bisa jalan," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Ia meminta Danantara tetap mempertahankan acuan harga yang diajukan Indonesia. Pasalnya, besaran tarif tersebut sudah memperhitungkan kalkulasi resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda