Kerja 1 Jam Seminggu Tetap Dihitung Bekerja, Ini Penjelasan BPS
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4245440/original/067473900_1669815717-UMP_DKI_Jakarta_Naik_Tapi_Ditolak_Pengusaha-merdeka-4.jpg)
Kriteria tersebut menjadi penting untuk memahami kondisi ketenagakerjaan Indonesia secara lebih utuh. Sebab, penurunan angka pengangguran tidak selalu berarti seluruh penduduk bekerja telah memperoleh pekerjaan dengan jam kerja memadai.
Berdasarkan data Sakernas Agustus 2026, jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 147,99 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 99,85 juta orang merupakan pekerja penuh, 35,30 juta orang pekerja paruh waktu, dan 12,84 juta orang tergolong setengah pengangguran.
Sementara itu, jumlah pengangguran tercatat sebanyak 7,38 juta orang. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di level 4,75 persen dari total angkatan kerja yang mencapai 155,37 juta orang.
Di sisi lain, BPS mencatat tingkat setengah pengangguran meningkat dari 7,91 persen pada Agustus 2025 menjadi 8,68 persen pada Agustus 2026.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arthur Gideon. Hak cipta artikel milik penerbit.



