Jaket Bulu Angsa Jadi Ladang Cuan Saat Musim Liburan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5070233/original/073740400_1735441627-portrait-young-beautiful-asian-woman-smile-happy-travel-enjoy-with-snow-winter-season.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Jakarta masih mengukus dalam cuaca panas. Namun di sudut-sudut kota, barisan jaket bulu angsa (down jacket) dan mantel panjang berderet rapi di atas rak. Kain-kain tebal itu menggantung bisu, menunggu giliran diboyong terbang ke Tokyo, Seoul, hingga Helsinki, sebelum akhirnya kembali pulang membawa sisa hawa dingin di kantongnya.
Menjelang penutup tahun, saat kalender liburan makin dekat, bisnis penyewaan busana musim dingin (winterwear) memasuki periode paling sibuk. Namun di balik riuh permintaan yang melonjak, para pemilik usaha menyimpan cerita lain, yaitu mahalnya perawatan, risiko barang rusak atau raib, hingga kondisi kantong pelancong yang kini tak selonggar dulu.
Bagi Vina (34), pemilik @keranjangwinter, ritme bisnis ini sangat jelas. Keramaian selalu datang pasca-November hingga Desember. "Begitu puncak musim libur tiba, lonjakannya sangat terasa. com, Jumat (6/11/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Thurfah Mahira Ahnaf. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331878/original/027172900_1787576616-email-attachment_2026_08_24_immanuel-christian_luke-mahony-ungkap-peran-dsi-dalam-ekspor-dan-perekonomian_IMG_6647.jpeg)


