Kenapa Pisang Selalu Ada di Pos Refreshment Ajang Lari?

Pisang menjadi salah satu pemandangan yang mudah ditemui di ajang lari, termasuk Jakarta Running Festival (JRF). Di tengah ribuan pelari yang berjuang menuntaskan jarak, potongan pisang kerap tersedia di pos refreshment untuk membantu memenuhi kebutuhan energi selama berlari.
Buah berwarna kuning ini bukan sekadar camilan pengganjal lapar. Pisang mengandung karbohidrat yang dapat dimanfaatkan tubuh sebagai sumber energi, serta sejumlah mineral dan vitamin yang mendukung fungsi tubuh.
Selain kandungan gizinya, pisang juga praktis dikonsumsi saat perlombaan berlangsung. Pelari tidak perlu repot menyiapkan atau mengolahnya sebelum makan. Kulitnya pun menjadi pelindung alami yang membantu menjaga bagian dalam buah tetap terlindungi hingga siap dikonsumsi.
Lantas, apa saja alasan pisang kerap menjadi pilihan konsumsi dalam ajang lari jarak jauh, seperti kategori Half Marathon (HM) dan Full Marathon (FM)? Berikut alasannya, melansir DetikHealth:
1. Sumber karbohidrat untuk menjaga energi
Salah satu alasan pisang banyak tersedia di pos refreshment adalah kandungan karbohidratnya. Mengacu pada Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2017, kandungan karbohidrat pisang bervariasi menurut jenisnya, yakni sekitar 22-33 gram per 100 gram.
Karbohidrat merupakan sumber energi penting, terutama ketika tubuh melakukan aktivitas fisik dalam waktu lama. Saat berlari, tubuh memanfaatkan glikogen yang tersimpan di otot dan hati sebagai salah satu sumber energi.
Namun, cadangan glikogen tubuh terbatas. Karena itu, asupan karbohidrat selama perlombaan dapat membantu mempertahankan ketersediaan energi, khususnya bagi pelari yang menempuh jarak jauh.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition pada 2024 menemukan bahwa konsumsi karbohidrat selama latihan ketahanan dapat membantu meningkatkan performa. Dalam konteks ini, pisang bisa menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat dari makanan utuh untuk mendukung strategi fueling, yakni upaya memenuhi kebutuhan energi sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



