Kabut Asap Berbahaya sampai India, Warga Sulit Napas-Sekolah Ditutup

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabut asap tebal dan beracun menyelimuti New Delhi, India, hingga membuat warga kesulitan bernapas. Pemerintah pun terpaksa menutup sementara sekolah dan mengalihkan kegiatan belajar ke kelas daring, sementara masyarakat diminta bekerja dari rumah di tengah memburuknya kualitas udara menjelang perayaan Diwali.
Menteri Lingkungan Hidup Delhi, Manjinder Singh Sirsa, memperingatkan kondisi udara berpotensi semakin memburuk akibat perubahan cuaca.
"Mulai besok, cuaca akan memburuk dan angin akan berhenti bertiup sepenuhnya, yang akan membuat indeks kualitas udara (AQI) semakin parah," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (7/11/2026).
Peringatan tersebut muncul setelah indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di New Delhi mencapai 382 pada Jumat (6/11/2026), berdasarkan data Dewan Pengendalian Polusi Pusat India.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Thea Fathanah Arbar. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447080/original/018669100_1685440088-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-2.jpg)
