Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47%, Lampaui Ekspektasi Pasar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447080/original/018669100_1685440088-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-2.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Ekonomi Indonesia mencatatkan laju pertumbuhan yang melampaui perkiraan pada triwulan III-2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,47 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada periode Juli–September 2026.
Capaian tersebut melaju lebih kencang dibandingkan pertumbuhan kuartal II-2026 yang sebesar 5,29 persen. Hasil ini juga sukses melampaui konsensus ekonom dalam jajak pendapat yang memproyeksikan pertumbuhan di level 5,18 persen.
Secara kuartalan (quarter-to-quarter), ekonomi nasional tumbuh 1,59 persen. Dengan demikian, secara kumulatif sepanjang Januari hingga September 2026, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh solid di angka 5,45 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, lonjakan konsumsi pemerintah menjadi salah satu mesin utama penopang pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2026 yang tumbuh mencapai 8,95 persen (yoy). Angka ini meningkat signifikan dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar 5,66 persen.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Dreyandra Puteri Valzabilbina. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3176861/original/059460500_1594460731-080457900_1594372867-20200710-Kereta-Jarak-Jauh-1.jpg)
