Ini Modal Peugeot Django Evo 125 Bersaing di Pasar Skutik Premium
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9384371/original/038474800_1793168474-IMG-20261028-WA0002.jpg)
Beralih ke sektor dapur pacu, Peugeot Django Evo 125 menggunakan mesin bensin berkapasitas 125 cc, empat langkah, satu silinder, dan empat katup.
Mesin tersebut sudah dilengkapi sistem pendingin cairan serta electronic fuel injection (EFI) untuk mendukung pengaturan suplai bahan bakar.
Di atas kertas, mesin Django Evo 125 mampu menghasilkan tenaga maksimum 12,65 PS atau setara 9,3 kW pada putaran 8.500 rpm.
"Cc (kapasitas mesin) menang lebih kecil karena untuk mengejar efisiensi tapi mesin motor ini punya cukup power besar jadi cukup lincah untuk dipakai di perkotaan," kata Managing Director Peugeot Motocycle Indonesia, Erlangga Djojosputro.
Untuk menunjang pengendalian, skutik ini menggunakan suspensi teleskopik di bagian depan dan monoshock di belakang.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Septian Pamungkas. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383293/original/003017800_1793079284-IMG_4942.webp)

