Warga AS Tetap Gemar Belanja, Pendapatan Visa Melambung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1203798/original/043614200_1460689882-mastercard-and-visa-join-forces-to-strengthen-payment-security.jpg)
Insentif klien naik 21% ke US$ 5,1 miliar, atau Rp 92,7 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.180) pada kuartal dibanding dengan tahun sebelumnya. Hal ini sebagian besar dipicu oleh kesepakatan baru yang disetujui pada Juli hingga September dan pada awal kuartal keempat.
"Satu hal yang wajib disorot adalah insentif klien, yang berada di atas ekspektasi," ujar analis Seaport, Jeff Cantwell.
Ia mengatakan, perkembangan ini kemungkinan besar memengaruhi prediksi Visa untuk tahun fiskal 2027.
Suh mengatakan kepada analis perkembangan insentif akan naik pada tahun fiskal 2027, karena Visa memperkirakan sekitar 25% volume pembayarannya akan diperbarui, termasuk dengan sejumlah klien besar. Angka ini dibandingkan dengan 20% pada tahun fiskal 2026.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Cahya Alena Fauza. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5144757/original/099072100_1740642215-WhatsApp_Image_2025-02-27_at_14.00.45.jpeg)

