CNBC Indonesia Bacaan 6 menit

Harap Pasang Mata! Ada Pengumuman Penting Pukul 11.00 WIB

Harap Pasang Mata! Ada Pengumuman Penting Pukul 11.00 WIB
Foto: kawasan Monas, Jakarta, Kamis (10/8/2018). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih mampu bertahan di atas 5% pada kuartal III-2026. Namun, laju ekspansi ekonomi nasional diproyeksikan kembali melambat, terutama akibat konsumsi rumah tangga yang belum menunjukkan penguatan signifikan di tengah tekanan biaya hidup.

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026 pada pukul 11.00 WIB, Kamis (5/11/2026). Berdasarkan konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia dari 15 lembaga dan institusi, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,20% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sementara secara kuartalan (quarter-to-quarter/qtq), pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 1,33%.

Jika proyeksi tersebut terealisasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melanjutkan tren perlambatan selama dua kuartal berturut-turut. Sebelumnya, ekonomi tumbuh 5,61% pada kuartal I-2026, kemudian melambat menjadi 5,29% pada kuartal II-2026.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Elvan Widyatama. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda