Liputan6 Bacaan 2 menit

Chery Bikin Robot Pendamping Keluarga, Bisa Kerjakan 16 Tugas Sekaligus

Chery Bikin Robot Pendamping Keluarga, Bisa Kerjakan 16 Tugas Sekaligus
Suasana megah ajang AiMOGA Robotics Global Launch 2026 di Wuhu yang dihadiri ribuan tamu internasional saat memperkenalkan teknologi MoAgent dan robot pendamping Mobo.

Liputan6.com, Jakarta - AiMOGA Robotics, perusahaan robotika di bawah naungan Chery Group, resmi memperkenalkan Mobo, robot humanoid yang dirancang sebagai pendamping keluarga untuk pasar global. Robot ini mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memahami lingkungan, menjalankan berbagai tugas, serta berinteraksi dengan manusia secara lebih natural.

Peluncuran perdana Mobo berlangsung dalam rangkaian Chery International User Summit 2026 dan AiMOGA Robotics Global Launch 2026 di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok, Kamis (22/10/2026).

Mengusung tema "Car-Robot in Synergy, Scenarios in Energy", acara tersebut dihadiri lebih dari 2.000 tamu undangan, termasuk perwakilan pemerintah, pelanggan, mitra strategis, dan awak media dari berbagai negara.

Dalam kesempatan yang sama, AiMOGA Robotics memperkenalkan MoAgent, teknologi yang menjadi bagian penting dalam pengembangan embodied intelligence atau kecerdasan buatan yang terintegrasi dengan kemampuan fisik robot.

Teknologi ini dirancang agar Mobo tidak sekadar menjalankan perintah, tetapi juga mampu memahami situasi, mengoordinasikan pekerjaan, dan menyesuaikan respons berdasarkan kondisi di sekitarnya.

MoAgent mengintegrasikan teknologi persepsi, pengambilan keputusan, dan pengendalian gerak untuk mendukung kemampuan Mobo dalam menjalankan tugas secara mandiri.

Sistem tersebut memungkinkan robot memahami kondisi lingkungan, memproses instruksi manusia, serta menentukan tindakan yang sesuai dengan situasi yang dihadapi.

Dalam pengoperasiannya, Mobo mengandalkan tiga sistem utama. Pertama, sistem persepsi spasial yang membantu robot mengenali lingkungan di sekitarnya secara akurat.

Kedua, sistem interaksi yang memungkinkan Mobo memproses bahasa, gestur, dan bentuk komunikasi manusia lainnya. Kemampuan ini dirancang untuk membuat interaksi antara robot dan pengguna terasa lebih alami.

Ketiga, sistem pengendalian gerak dan kognisi yang bertugas mengatur pergerakan fisik robot, mengoordinasikan pekerjaan, serta mengelola memori untuk mendukung pelaksanaan tugas.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Muhammad Luthfi Naufal Aqilah. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda