Bulog Jual 380 Ribu Ton Beras Pecah, Harganya Rp 11 Ribu per Kg
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5204223/original/097954100_1745994907-IMG-20250430-WA0006.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - 380 ribu ton beras pecah yang tersimpan di Perum Bulog dijual dengan harga Rp 11 ribu per kilogram (kg). Hal ini untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), terutama perajin kue dan produsen bihun rumahan.
Demikian disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (4/11/2026).
Ia menuturkan, beras pecah dapat dimanfaatkan oleh perajin kue dan produsen bihun rumahan sehingga mereka tidak lagi bergantung pada pasokan impor. Ketersediaan bahan baku dengan harga yang telah ditetapkan juga diharapkan membantu pelaku usaha menjaga biaya produksi.
“Beras yang satu tahun di Bulog ada 380 ribu ton itu kita lelang. Sudah putus, saya sudah putuskan di rapat menko, dijual dengan harga Rp 11 ribu per kilogram,” ujar dia.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9343607/original/006314100_1788862530-0L5A0441.jpg)