CNBC Indonesia Bacaan 3 menit

Bukan MSCI, Ekonom Nilai Masalah Ini Lebih Berbahaya untuk Rupiah

Bukan MSCI, Ekonom Nilai Masalah Ini Lebih Berbahaya untuk Rupiah
Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Sabang, CNBC Indonesia - Kepala Ekonom Bank Danamon Irman Faiz menilai sentimen negatif Morgan Stanley Capital International (MSCI) bukan faktor fundamental pelemahan nilai tukar rupiah dibandingkan faktor geopolitik.

"Kalau kita lihat faktor-faktor lebih besar yang mempengaruhi justru adalah geopolitik, kalau geopolitiknya membaik active fund (pemodal asing) ini masih masuk ke pasar saham Indonesia. Tapi kalau geopolitiknya memburuk itu dia cenderung keluar," ucap Irman saat media briefing Bank Indonesia di Sabang, Aceh pada Kamis (5/11/2026).

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, pertimbangan MSCI untuk menurunkan status pasar saham Indonesia dari pasar berkembang menjadi pasar tersendiri menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh.

Kejatuhan IHSG tersebut juga diiringi keluarnya arus modal asing dari pasar saham Indonesia.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Robertus Andrianto. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda