Brigade Pangan Tumbuhkan Generasi Baru Penjaga Masa Depan Pangan

Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Brigade Pangan sebagai model pengelolaan pertanian yang memadukan generasi muda, mekanisasi, teknologi, manajemen usaha, pembiayaan, dan pasar. Model ini menyasar lahan yang belum optimal agar menjadi hamparan produktif.
Gagasan ini berangkat dari persoalan sektor pertanian. Kebutuhan pangan terus meningkat, sementara pertanian menghadapi tantangan regenerasi petani, keterbatasan tenaga kerja, fragmentasi penguasaan lahan, dan mekanisasi yang belum optimal di sejumlah kawasan.
Kementan merancang Brigade Pangan sebagai kelembagaan usaha yang memberi ruang bagi petani muda untuk mengelola lahan secara kolektif. Satu brigade terdiri atas sekitar 15 petani muda yang mengelola lahan sekitar 200 hektare.
Mengelola lahan seluas itu secara manual membutuhkan waktu dan biaya besar. Oleh karena itu, traktor, combine harvester, rice transplanter, pompa, dan alat mesin pertanian (alsintan) lain menjadi bagian penting model ini.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh Kementan. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1553962/original/019771000_1540541277-singa.jpg)
