Bos SKK Migas Ungkap Strategi Pemerintah Hadapi Lonjakan Harga Minyak

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkap strategi dan respons yang dijalankan pemerintah dalam menyikapi lonjakan harga minyak dunia, terutama yang dipicu oleh konflik geopolitik di Timur Tengah.
Strategi tersebut adalah; melakukan diversifikasi dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar dalam negeri supaya Indonesia tidak bergantung pada satu komoditas.
Menurutnya, Indonesia memiliki banyak potensi energi untuk dimanfaatkan dalam mengurangi ketergantungan bahan bakar minyak.
Salah satu yang sedang dilakukan pemerintah adalah memaksimalkan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) yang cukup besar.
Mengutip data Kementerian ESDM, Indonesia tercatat memiliki potensi EBT sebanyak 3.687 gigawatt (GW) yang terdiri atas energi surya 3.294 GW, tenaga air 95 GW, angin 155 GW, energi laut 63 GW, bioenergi 57 GW dan panas bumi 24 GW.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384543/original/048525700_1793175418-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_13.00.55.jpeg)