600 Ton Beras SPHP Dioplos, Negara Rugi Rp 3,3 Miliar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384543/original/048525700_1793175418-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_13.00.55.jpeg)
Liputan6.com, Jakarta - Praktik curang di sektor pangan kembali terbongkar. Badan Pangan Nasional (Bapanas) membeberkan dugaan pengoplosan 600 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) memicu potensi kerugian negara hingga Rp 3,3 miliar. Aksi tak bertanggung jawab ini membuat subsidi beras murah dari pemerintah gagal menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.
Kasus ini terungkap setelah Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bersama Polres Metro Jakarta Timur turun langsung mengamankan TKP di kawasan Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Di lokasi, petugas menemukan sekitar 600 ton beras SPHP yang disalahgunakan.
Pengoplos memanfaatkan mutu beras SPHP yang tergolong bagus karena bersumber dari hasil panen petani lokal.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.



