BBC Indonesia Bacaan 5 menit

Binance dibobol peretas, pengguna menarik aset sebesar Rp65 triliun – 'Ini pencurian kripto terbesar dalam sejarah'

Binance dibobol peretas, pengguna menarik aset sebesar Rp65 triliun – 'Ini pencurian kripto terbesar dalam sejarah'

Telah diterbitkan 30 Oktober 2026Diperbarui 38 menit yang lalu

Pengguna Binance menarik aset senilai sekitar US$3,6 miliar, atau setara Rp65,3 triliun, dari bursa kripto terbesar di dunia itu setelah layanannya kembali dibuka pada Minggu (01/11). Penarikan aset ini dilakukan setelah kejadian peretasan yang disebut "pencurian kripto terbesar sepanjang sejarah".

Sebelumnya, perusahaan tersebut sempat menghentikan seluruh transaksi, setelah insiden peretasan berdampak pada aset digital senilai sekitar US$6,3 miliar, atau Rp114,3 triliun.

Sejumlah lembaga besar, termasuk Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI), menuduh Korea Utara berada di balik serangan siber tersebut.

Binance mengatakan telah mengganti sekitar 95% aset yang dicuri dalam peretasan itu, meski sisa kerugian masih membutuhkan waktu lebih lama untuk dipulihkan. Sejak awal, Binance berulang kali menegaskan bahwa mereka akan menanggung seluruh kerugian yang terkait dengan serangan tersebut.

Lanjutkan membaca di BBC Indonesia

Kutipan awal dari BBC Indonesia, ditulis oleh Osmond Chia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda