China meraup keuntungan dari tren motor listrik di India, Pakistan, dan Bangladesh

Lonjakan biaya bahan bakar minyak akibat perang AS-Israel dengan Iran berdampak ke sektor transportasi di seluruh Asia Selatan. Semakin mahal bagi masyarakat untuk pergi bekerja, melakukan urusan pribadi, dan bertemu teman serta keluarga.
Karena pasokan BBM masih berpotensi mengalami gangguan karena situasi di Selat Hormuz, makin banyak warga beralih ke motor listrik buatan China yang murah dan lincah.
Hal ini menyebabkan ekspor motor listrik China ke Asia Selatan meningkat drastis dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Agustus saja, ekspor skuter jadi China ke India hampir berlipat ganda dibandingkan tahun sebelumnya.
Kemudian, ekspor ke Pakistan dan Bangladesh masing-masing meningkat sebesar 291% dan 553%, menurut data bea cukai China.
Kutipan awal dari BBC Indonesia, ditulis oleh Tony Han, Global China Unit. Hak cipta artikel milik penerbit.



