Asal-usul Kartu Kredit, Berawal dari Komunitas Makan Malam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385335/original/027117800_1793253799-rupixen-Q59HmzK38eQ-unsplash.jpg)
Titik balik industri ini terjadi pada 1950 lewat kehadiran Diners’ Club yang didirikan oleh Frank X. McNamara dan Ralph Schneider. Berbeda dengan pendahulunya, Diners’ Club adalah perusahaan kartu independen pertama yang bisa diterima di berbagai jaringan restoran dan toko mitra.
Berawal dari 200 anggota di 14 restoran New York, Diners’ Club meledak menjadi 42.000 anggota hanya dalam waktu satu tahun, dengan nilai transaksi menembus US$ 500.000 per bulan. Kehadiran Diners Club menjadi tonggak penting perkembangan kartu pembayaran yang dapat digunakan di berbagai tempat usaha.
Persaingan pun memanas. American Express yang populer dengan cek perjalanannya meluncurkan kartu kredit pada 1958. Pada tahun yang sama, Bank of America membagikan 60.000 kartu BankAmericard (cikal bakal Visa) secara massal di California.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334127/original/030623300_1787821057-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Agustus_2026d.jpeg)


