CNN Indonesia Bacaan 1 menit

Alasan Menperin Dorong Insentif Hybrid, PHEV dan REEV

Alasan Menperin Dorong Insentif Hybrid, PHEV dan REEV
Kementerian Perindustrian mendorong wacana pemberian insentif fiskal dan nonfiskal bagi kendaraan hybrid, PHEV, dan range extended electric vehicle (REEV). CNN Indonesia/Adhi Wicaksono

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong wacana pemberian insentif fiskal dan nonfiskal bagi kendaraan hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), dan range extended electric vehicle (REEV). Langkah ini disiapkan guna mempercepat pengembangan industri otomotif nasional sekaligus menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menjelaskan dorongan insentif tersebut diberikan karena kendaraan elektrifikasi tersebut dinilai memiliki kontribusi besar dalam mengurangi konsumsi BBM, khususnya BBM bersubsidi, serta menekan emisi kendaraan.

"Menurut saya ini sesuatu yang sangat strategis karena dengan memproduksi dan kemudian memasarkan secara lebih masif dua jenis kendaraan itu, akan berdampak pada penghematan BBM kita, khususnya BBM bersubsidi. Di samping juga pasti akan berakibat pada menurunnya emisi," ujar Sarmuji di Jakarta, pekan lalu.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda