Liputan6 Bacaan 1 menit

7 Lagu Rhoma Irama yang Paling Menyayat Hati, dari Kehilangan hingga Air Mata Darah

7 Lagu Rhoma Irama yang Paling Menyayat Hati, dari Kehilangan hingga Air Mata Darah
Lagu Rhoma Irama yang Paling Menyayat Hati- Rhoma Irama menghasilkan lagu-lagu dangdut populer. (credit: KapanLagicom/Budy Santoso)

Syahdu merupakan lagu duet Rhoma Irama dan Rita Sugiarto yang dirilis pada 1978 dan menjadi bagian dari film Rhoma Irama Berkelana I. Lagu ini menceritakan seseorang yang merasakan cinta dan kerinduan, tetapi kesulitan mengungkapkan perasaannya secara langsung.

Kesedihannya hadir melalui rasa malu dan keraguan tentang apakah cinta tersebut akan terbalas. Tokohnya juga menyadari adanya perbedaan yang membuatnya merasa kurang pantas mendapatkan orang yang dicintai.

Lagu ini cocok bagi pendengar yang pernah menyimpan perasaan tanpa berani menyampaikannya. Nuansa melankolisnya terasa lebih lembut dibandingkan Air Mata Darah, tetapi tetap menyentuh pengalaman emosional yang cukup umum.

Alasan Lagu Sedih Rhoma Irama Bisa Menyentuh Hati

Lagu dengan tema kesedihan dapat terasa dekat karena pendengar menghubungkan cerita di dalamnya dengan pengalaman sendiri. Melodi, penyampaian vokal, dan pilihan kata turut membentuk suasana yang membuat sebuah kisah terasa lebih nyata.

Temuan Taruffi dan Koelsch dalam penelitian The Paradox of Music-Evoked Sadness: An Online Survey (2014) menunjukkan bahwa nostalgia merupakan salah satu emosi yang sering muncul ketika seseorang mendengarkan musik sedih. Penelitian tersebut juga mencatat bahwa musik semacam ini dapat membantu sebagian orang mengelola emosi negatif dan mendapatkan penghiburan.

Hal tersebut membantu menjelaskan mengapa lagu tentang kehilangan, pengkhianatan, dan kerinduan tetap digemari lintas generasi. Pendengar tidak harus mengalami kisah yang sama persis untuk memahami emosi yang disampaikan melalui musik.

Pada akhirnya, tidak ada ukuran mutlak untuk menentukan lagu Rhoma Irama yang paling menyayat hati. Kehilangan mungkin paling menyentuh bagi orang yang sedang berduka, sedangkan Air Mata Darah bisa terasa lebih dekat bagi mereka yang pernah dikhianati. Pilihan lagu terbaik bergantung pada pengalaman, kenangan, dan perasaan masing-masing pendengar.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Ibrahim Hasan. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda