Warning! Industri Petrokimia RI Terancam Banjir Produk Murah China

Bogor, CNBC Indonesia - Industri petrokimia Indonesia menghadapi tekanan dari membanjirnya produk impor murah di tengah kelebihan kapasitas produksi atau oversupply di pasar global. China menjadi salah satu pemain yang paling agresif memperluas kapasitas produksi, sehingga persaingan semakin berat bagi produsen dalam negeri.
Kondisi ini terjadi ketika sejumlah negara produsen petrokimia dunia juga terus menambah kapasitas produksi. Akibatnya, persaingan tidak hanya datang dari China, tetapi juga Rusia, India, Amerika Serikat hingga negara-negara Timur Tengah.
Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian Sri Bimo Pratomo mengungkapkan, China kini telah berkembang menjadi pemain utama industri petrokimia dunia. Negara tersebut bahkan telah membangun industri dari hulu hingga hilir sehingga tidak lagi bergantung seperti sebelumnya.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Ferry Sandi. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391854/original/088794000_1793954097-DSC00082.jpg)

