Video: Wamenko Drajad Ungkap Sebab 10 Juta Kelas Menengah Turun Kelas

Jakarta, CNBC Indonesia- Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Drajad Hari Wibowo menyebutkan disrupsi teknologi dan ekonomi telah berdampak pada transformasi ekonomi dan efeknya dirasakan oleh kelas menengah.
Disrupsi ekonomi ini saat tidak direspons cepat membuat ekonomi kelas menengah mengalami tekanan, tercatat pada tahun 2019 jumlah kelas menengah mencapai 57 juta orang sementara pada 2024 turun menjadi 47,5 juta atau turun 10 juta dalam 5 tahun. Dalam mengantisipasi ini, pemerintah mendorong upaya penciptaan lapangan kerja baru melalui investasi dan hilirisasi, menggencarkan program magang dan vokasi, hingga pemangkasan PPh gaji di Bawah Rp 10 juta serta diskon iuran jaminan sosial dan pemberian KPR rumah subsidi.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh CNBC Indonesia TV. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391854/original/088794000_1793954097-DSC00082.jpg)

