Video: Gaet Investor Hong Kong Cs, Jateng Andalkan Sektor Garmen - EBT

Jakarta, CNBC Indonesia- Provinsi Jawa Tengah berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,83% (yoy) pada Kuartal II-2026 dengan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar Harga berlaku mencapai Rp 542,49 Triliun.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyebutkan Jawa Tengah merupakan provinsi dengan daya Tarik ekonomi dan investasi yang memukau sejalan dengan tingginya aktivitas ekonomi masyarakat.
Saat ini Pemprov tidak bisa hanya mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) oleh karena itu Jateng mendorong investasi 35 kabupaten/kota dengan menawarkan jaminan kepastian dan keamanan investasi, dengan penegakan hukum jelas, perijinan satu pintu, dijamin tidak ada premanisme dan pungli, luas lahan sangat besar dan upah buruh kompetitif.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh CNBC Indonesia TV. Hak cipta artikel milik penerbit.



