CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Bubble AI Pecah Sampai Amerika, Rp18.000 Triliun Menguap Semalam

Bubble AI Pecah Sampai Amerika, Rp18.000 Triliun Menguap Semalam
Foto: AP/Julia Demaree Nikhinson

Jakarta, CNBC Indonesia - Kekhawatiran pecahnya gelembung atau bubble AI mengguncang pasar saham Amerika Serikat (AS). Investor mulai mencemaskan perlambatan pembangunan infrastruktur AI sehingga memicu aksi jual besar-besaran, tidak hanya pada saham teknologi, tetapi juga pasar secara keseluruhan.

Indeks saham teknologi Nasdaq Composite anjlok lebih dari 5% pada perdagangan Kamis dan masuk ke zona koreksi. Indeks saham perusahaan berkapitalisasi kecil Russell 2000 juga mengalami kondisi serupa.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average merosot lebih dari 1.800 poin atau lebih dari 3%. Indeks S&P 500 yang mencerminkan pasar saham secara lebih luas juga terkoreksi lebih dari 4%.

Melansir dari CNBC Internasional, Jumat (6/11/2026), aksi jual kali ini menjadi salah satu yang terburuk dalam beberapa bulan terakhir. Nasdaq Composite mencatat kinerja harian terburuk sejak 4 April 2025, ketika indeks tersebut anjlok 5,82%.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Intan Rakhmayanti Dewi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda