Selat Hormuz Membara, 2 Kapal Tanker Minyak Terbakar

Jakarta, CNBC Indonesia - Garda Revolusi Iran mengklaim dua kapal tanker minyak terbakar di Selat Hormuz setelah menabrak ranjau saat mencoba melintasi jalur perairan tersebut. Insiden ini terjadi sehari setelah Teheran melaporkan lima kapal tanker lainnya dan sebuah kapal tunda terbakar dalam kejadian serupa.
Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah pada Jumat (6/11/2026), Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut kedua kapal tersebut melanggar aturan pelayaran dan menggunakan rute yang tidak diizinkan.
"Dua kapal tanker minyak yang melanggar aturan ... menabrak ranjau saat mencoba melintas melalui rute yang tidak sah," demikian pernyataan IRGC, seperti dikutip AFP.
IRGC menuduh kedua kapal mematikan seluruh sistem navigasi dan identifikasi sebelum mencoba meninggalkan Selat Hormuz dengan dukungan militer Amerika Serikat (AS).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh tfa. Hak cipta artikel milik penerbit.


