Tekanan Ekonomi Bikin Konsumen Mobil Bekas Ubah Pilihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1260522/original/062534300_1465557340-20160610-penjualan-mobil-AY-3.jpg)
Salah satu pola downgrade yang menarik terlihat dari konsumen yang menjual mobil lamanya untuk kemudian membeli kendaraan dengan harga lebih rendah.
Selisih uang dari transaksi tersebut tidak seluruhnya digunakan untuk membeli kendaraan pengganti, tetapi sebagian disimpan sebagai dana cadangan.
"Pergeseran ada, tadinya luxury car, berubah lebih kecil, ada juga. Biasanya, mereka mencari kembaliannya, atau dari jual mobil lama, dia beli mobil yang lebih murah, dan sisanya untuk saving money konsumen," ujar Ariothama.
Jika sebelumnya konsumen mungkin lebih fokus mendapatkan kendaraan dengan kelas, fitur, atau performa lebih tinggi, kini aspek keamanan finansial mulai mendapat porsi lebih besar.
Mobil tetap dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, memiliki uang tunai atau tabungan yang cukup dianggap lebih penting daripada mempertahankan kendaraan dengan harga tinggi.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Septian Pamungkas. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385132/original/015690200_1793241540-IMG_5078.jpeg)


