Survei BI: Harga Rumah Naik Tipis, Penjualan Anjlok 8,43 Persen

Bank Indonesia (BI) mencatat harga properti residensial alias rumah di pasar primer tumbuh 0,58 persen pada kuartal III 2026 secara tahunan (yoy).
Pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) sebesar 0,58 persen secara tahunan tersebut melambat dibandingkan kuartal II 2026, yang tumbuh 0,69 persen.
Meskipun harga rumah masih bisa naik, penjualan hunian justru anjlok 8,43 persen pada kuartal III 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2026 tumbuh terbatas," tulis BI dalam laporan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) kuartal III 2026, Jumat (6/11).
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391979/original/086632400_1793960375-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_16.54.42.jpeg)

