Superbank Raup Laba Sebelum Pajak Rp 385 Miliar pada Kuartal III 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384854/original/074052400_1793184590-Superbank-28_Oktober_2026a.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) atau Superbank, bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, mencatatkan pertumbuhan kinerja solid sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
Hingga September 2026, Superbank membukukan Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax/PBT) sebesar Rp 385 miliar, tumbuh 376% secara tahunan (YoY). Pada periode sama, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 79,3% YoY menjadi Rp 17,6 triliun, seiring dengan pertumbuhan basis nasabah yang telah melampaui 8 juta.
Pencapaian ini mencerminkan semakin luasnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Superbank, didukung oleh pertumbuhan bisnis, peningkatan efisiensi operasional, dan integrasi ekosistem digital.
"Bagi kami, pertumbuhan bukan sekadar tentang seberapa banyak nasabah yang bergabung, tetapi juga kepercayaan yang mereka berikan kepada Superbank," ujar Presiden Direktur Superbank, Tigor M.Siahaan, mengutip keterangan resmi, Rabu, (28/10/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351275/original/068623800_1789651182-IMG_8561.jpg)