Segini Air dan Listrik yang Terbuang Setiap Kali Anda Pakai AI

Jakarta, CNBC Indonesia - Konsumsi air yang besar selalu dikaitkan dengan penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Hal serupa juga berlaku pada energi listrik yang tersedot saat platform AI digunakan oleh manusia.
Raksasa teknologi Google dan OpenAI, serta para pengamat, mengungkapkan seberapa besar konsumsi air dan energi untuk menjalankan operasi AI. Kendati demikian, laporan Quartz menunjukkan bahwa data yang dihasilkan tidak selalu selaras karena masing-masing pihak memiliki standar perhitungannya sendiri. Berikut gambaran kasarnya, dikutip dari Quartz, Jumat (30/10/2026):
Google Gemini
Dalam makalah teknis yang dirilis pada 21 Agustus 2025, Google mengungkapkan bahwa penggunaan aplikasi Gemini mengonsumsi listrik sebesar 0,24 watt-jam. Namun, Google menggunakan standar nilai tengah (median), yang artinya tidak setiap permintaan ke Gemini membutuhkan tepat seperempat watt-jam.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Novina Putri Bestari. Hak cipta artikel milik penerbit.



