Rusia Tangkap Warga yang Tuding Pemilu Curang, Dipukul hingga Disetrum

Dua warga Rusia ditangkap dan diduga disiksa usai menuding curang partai yang partai yang menang dalam pemilihan parlemen September lalu. Partai ini didukung Presiden Vladimir Putin.
Partai Rusia Bersatu, yang didukung oleh Putin, memenangkan pemilihan parlemen (State Duma) pada September lalu. Pemerintah Rusia mengatakan, hasil tersebut memperlihatkan 'tingkat kohesi yang luar biasa' di sekitar Putin, meski negara tengah menghadapi tantangan ekonomi akibat perang dan sanksi Barat.
Berdasarkan laporan AFP, kedua pria tersebut kini berada di balik jeruji. Keduanya adalah aktivis lingkungan Dmitry Morozov dan pakar politik Alexander Kynev. Keduanya ditangkap atas tuduhan narkoba usai secara terbuka menuding adanya kecurangan pemilu.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



