Geger Presiden dan Sejumlah Pejabat RI Pernah Disadap Negara Tetangga

Praktik penyadapan kepala negara oleh negara lain lazim dilakukan di dunia intelijen, meski hal itu akan berdampak pada memburuknya hubungan kedua negara.
Seperti yang terjadi masa periode kedua pemerintahan Presiden Ke-6 Susilio Bambang Yudhoyono (SBY), nomor teleponnya disadap pemerintah Australia.
Pada 2009, tepatnya bulan Agustus, SBY dan istri, Wakil Presiden Boediono, mantan wakil Presiden Jusuf Kalla, sampai juru bicara Kementerian Luar Negeri hingga Menko Polhukam dan juga Mensesneg, disadap nomor teleponnya. Namun kabar ini baru beredar pada 2013 atau empat tahun kemudian.
Penyadapan selama 15 hari itu terbongkar lewat bocoran dokumen rahasia yang diberikan Edward Snowden.
Dalam laporan tersebut, diceritakan bahwa pos diplomatik Australia, termasuk di Jakarta terlibat jaringan penyadapan dengan Amerika Serikat. Laporan ini memicu kemarahan Indonesia, terutama Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



