Rupiah Merosot ke 18.184 terhadap Dolar AS, Serangan di Arab Saudi Jadi Pemicu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belum mampu bangkit pada penutupan perdagangan Rabu, (28/10/2026). Bahkan rupiah mendekati 18.200 per dolar AS. Analis menilai, tekanan rupiah dipicu serangan Ansarullah Yaman (Houthi) terhadap kilang minyak terbesar di Arab Saudi.
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu pekan ini turun 28 poin atau 0,15% menjadi 18.184 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di 18.156 per dolar AS.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga bergerak melemah ke level Rp 18.183 per dolar AS dari sebelumnya Rp 18.139 per dolar AS.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Agustina Melani. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384887/original/096478700_1793188654-PU.jpeg)