BRI Siapkan UMKM Binaan Tembus Pasar Ekspor Lewat BRIncubator 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3315335/original/028554300_1607065150-a3547631-f90b-4c9e-aaf6-c2c571817439.jpg)
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan untuk mendorong kualitas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peningkatan literasi ini menjadi bagian dari penguatan program PROMISE II Impact yang memfasilitasi akses layanan keuangan sekaligus kemampuan pengelolaan usaha.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (KE PEPK) OJK, Dicky Kartikoyono, menyebut bahwa tantangan utama saat ini bukan lagi seberapa banyak warga yang punya akses, melainkan mutu dari akses tersebut.
"Yang menjadi isu adalah kualitas dari inklusi tersebut. Kuantitas (quantity) mungkin sudah terlihat cukup tinggi, tetapi kualitasnya Bapak/Ibu sekalian," ujar Dicky dalam acara Celebrating Achievement, Strengthening Partnerships di Jakarta, dikutip Rabu (14/10/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Immanuel Christian. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382943/original/076490700_1793031247-Presiden_Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2557550/original/081162600_1545966896-China.jpg)

