Proyek Migas Tak Dieksekusi, Bahlil Ancam Konsesi Balik ke Negara

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta agar perusahaan minyak dan gas bumi (migas) untuk segera mengeksekusi proyek yang selama ini mangkrak.
Bila tak kunjung dieksekusi, maka Bahlil pun menyebut konsesi yang dipegang Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tersebut harus dikembalikan ke negara.
"Jadi kepada Bapak Ibu yang sudah memegang konsesi, sudah selesai POD (Plan of Development/ Rencana Pengembangan), tapi belum jalan-jalan, saya meminta untuk segera dieksekusi, mohon bantuannya. Kalau tidak mampu, serahkan konsesi itu kepada negara, nanti kita akan menawarkan kepada siapa yang bisa mengerjakan, termasuk Pertamina.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Chandra Dwi Pranata. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382943/original/076490700_1793031247-Presiden_Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2557550/original/081162600_1545966896-China.jpg)

